myLog #002 — Ide di Pukul 02.10
Hari ini dimulai dari sesuatu yang tidak biasa terbangun pukul 02:10 dini hari. Di saat sebagian besar orang masih terlelap, justru muncul satu dorongan kecil: mencari alternatif untuk menulis.
Bukan sesuatu yang direncanakan sebelumnya. Tidak ada agenda khusus. Hanya sebuah pikiran yang muncul begitu saja, lalu diikuti dengan aksi sederhana mencari.
Dan dari pencarian itu, saya menemukan Substack.
Sebuah platform yang terasa sederhana, fokus, dan langsung ke inti: menulis dan berbagi. Tidak banyak distraksi. Tidak rumit. Cukup untuk memulai.
Tanpa banyak pertimbangan panjang, saya memutuskan satu hal: mulai.
Ini adalah postingan pertama saya di sana.
Mungkin terlihat kecil. Tapi jika dilihat lebih dalam, ini bukan sekadar mencoba platform baru. Ini adalah bentuk dari sesuatu yang lebih penting menangkap momen ketika dorongan itu datang, lalu benar-benar menindaklanjutinya.
Banyak ide muncul. Tapi tidak semua dieksekusi.
Hari ini, setidaknya satu ide tidak berhenti di kepala.
Sisi baik hari ini: Saya tidak mengabaikan dorongan kecil itu. Saya menindaklanjutinya.
Insight: Tidak semua langkah besar dimulai dari siang hari yang produktif. Kadang justru dari momen sunyi, ketika pikiran lebih jujur dan keputusan terasa lebih sederhana.
Arah berikutnya: Tidak berhenti di “mulai”. Konsistensi adalah ujian sebenarnya.