Searching...
28 October 2011

Perkembangan Keterampilan Anak (Motorik)

Perkembangan motorik sangat penting dalam perkembangan keterampilan anak secara keseluruhan. Perkembangan motorik anak dibagi jadi dua komponen, yaitu motorik halus dan motorik kasar. Melalui keterampilan motorik, seorang bayi menunjukkan kemandiriannya bergerak dari satu tempat ke tempat lainnya. Ini akan memupuk rasa percaya dirinya di kemudian hari. Keterampilan motorik yang baik juga membuat anak mudah beradaptasi dengan lingkungan belajarnya. Anak bisa menulis, menggambar, mewarnai, berolahraga, dan lain-lain. Lewat motorik juga anak bisa menemukan kesenangan, dia bisa bermain petak umpet, menari, bernyanyi, atau melempar dan menangkap bola. Keterampilan ini jugalah yang memudahkan anak untuk bergaul dengan teman-teman sebayanya.Oleh sebab itulah, perkembangan motorik sangat penting untuk kepribadian anak.
Orangtua perlu mengetahui tahap-tahap perkembangan motorik anak, dari bayi mulai bisa mengangkat kepalanya hingga anak yang sudah bisa naik sepeda roda tiga. Dengan begitu, kita jadi tahu bagaimana stimulasi yang tepat dan benar yang harus diberikan agar perkembangan keterampilan dan kecerdasan anak optimal. Selain itu, kita bisa mengetahui apabila satu fase belum dilalui dengan baik, tentunya fase perkembangan berikutnya belum bisa diajarkan. Misalnya, saat anak belum bisa berjalan, kita belum bisa mengajarkannya berlari atau melompat.
Kemampuan motorik kasar dan halus anak perlu dilatih dan diasah. Banyak kegiatan yang dapat dilakukan untuk melatih motorik kasar. Motorik kasar merupakan area terbesar dalam perkembangan di usia batita (bawah tiga tahun). Diawali dengan kemampuan berjalan, berlari, melompat, dan melempar. Dalam hal ini, kegiatan di luar ruangan adalah pilihan terbaik karena anak dapat menggerakkan seluruh tubuhnya sesuka hati. Di samping itu, sediakan juga peralatan bermain, seperti tali atau bola, perosotan, dan lain-lain. Kegiatan bermain aktif akan mengasah kemampuan motorik kasar, sekaligus motorik halusnya. Untuk melatih keterampilan motorik halus, di antaranya adalah dengan latihan menuang air dari teko plastik ke gelas, mengambil dan mengumpulkan dedaunan, menyisir rambut, membentuk plastisin atau malam, meronce, menyusun balok atau puzzle, dan lainnya.
Pustaka
Menu Sehat & Permainan Kreatif untuk Meningkatkan Kecerdasan Anak Oleh Ayu Bulan Febry K. D., S.KM & dr. Zulfito Marendra

0 comments:

Post a Comment

 
Back to top!