Postingan

Idul-Adha dan Semangat Berkorban

Idul-Adha dan Semangat Berkorban
Jika ada yang mengatakan bahwa berkorban itu tidak mengenal bulan atau tahun, itu memang benar. Bahkan pengorbanan tidak mengenal hari. “Balon” pengorbanan semestinya “dipompa” setiap waktu. Akan tetapi, setiap kali Idul-adha di ambang pintu, seorang muslim akan teringat tentang kisah yang sangat bersejarah, sehingga diabadikan dalam Al-Qur’an, yaitu cerita Nabi Ibrahim yang mau menyembelih anaknya, Nabi Ismail, sebagai korban. Peristiwa ini memang sangat mengesankan jika direnungkan secara seksama. Betapa seorang bapak rela melepas sesuatu yang paling mahal dalam hayatnya demi memenuhi sebuah seruan. 1. Motif-motif Sikap Ibrahim Jika diamati, pengorbanan Nabi Ibrahim (khalilullah) itu, memang benar melampaui standar kemampuan manusia biasa. Tak seorang pun, agaknya, yang rela mengorbankan “buah hati”nya demi kepentingan apa pun. Justru itu, pertanyaan yang pertama kali menikam dalam benak kita ialah: motif apa sebenarnya yang membentuk sikap Ibrahim sampai mampu berbuat…

About the author

I'm Dede Alamsyah, a Freelance of Graphic Designer, Video Editor, Web Designer, Technician and IT Educational Intructor.

Posting Komentar